Saturday, December 25, 2010

Bukit Kasih

Pernah dengar Bukit Kasih?
hhm.... tidak banyak yang tahu kan?

Bukit Kasih adalah salah satu tempat wisata andalan jika kita berkunjung ke Manado Sulawesi Utara. Yang membuat Bukit Kasih special adalah karena di puncak Bukit Kasih ini dibangun 5 tempat ibadah yang saling berdekatan sesuai dengan 5 agama yang ada di Indonesia. Konon katanya, kelima tempat ibadah yang saling berdekatan satu sama lain itu merupakan wujud dari kerukunan beragama penduduk Sulawesi Utara. hhm, boleh juga ya...
jadi ngerti kan kenapa dinamakan bukit kasih....

Begitu sampai di area Bukit Kasih, kita langsung bertemu dengan sebuah Tugu yang melambangkan kerukunan 5 agama tadi. Di masing-masing sisi dinding tugu itu ditulis sebuah ayat dari masing-masing kitab suci. Menyenangkan sekali membacanya satu persatu, membuat kita kembali sadar... bahwa semua agama mengajarkan kebaikan. Bukan anarkisme... seperti yang akhir akhir ini terjadi, tindakan anarkisme berkedok agama. menyebalkan sekali yaa...

Setelah mengamati pesan-pesan agama di dinding Tugu, barulah kita mulai naik ke Bukit Kasih. Coba lihat di sebalah kanan tugu, terdapat tangga putih. Tangga itu... panjaaaaaaaaaaaaaaaang dan lamaaaaaaaaaaaaaa... sampai ke puncak bukit. Jika ada yang bertanya, berapa jumlah anak tangganya, maka aku akan lantang menjawab "Milyaran!".
(lebay....)





Ternyata... selain anak tangga yang berjumlah milyaran tadi, tangganya juga bercabang cabang! Coba lihat gambar di bawah ini. Bingung gak tuh??
Agar pengunjung tidak kebingungan, anak-anak setempat pun menawarkan jasa sebagai guide. Mereka akan mengikuti kita dan langsung bertindak sebagai guide. Jadi jika tidak ingin menggunakan jasa mereka, sebaiknya bilang "tidak" sejak awal.




Bukit Kasih ini ternyata tidak terdiri dari satu bukit saja. tetapi berbukit bukit. Dan dari kejauhan, Tangga yang mengukir setiap puncak bukit tampak seperti the great wall China! hehehehe....




Beginilah keadaan tangganya...
semakin tinggi, semilir angin dingin pegunungan semakin terasa....
dan tentunya betis juga semakin kaku, langkah kaki semakin berat, dan nafas jadi tersengal-sengal. Aku jadi mempertanyakan niatku, ngapain tadi nekat naik bukit kasih?!


masjidnya tidak terlihat karena tertutup pohon


Tapi setelah berkali kali meyakinkan diri, menghibur diri dan menyemangati diri sendiri... akhirnya, tujuan utamaku untuk sholat di masjid puncak bukit kasih tercapai!!! Alhamdulillaaaah




Masjidnya kecil. Ada selembar karpet sajadah berwarna hijau di tengah-tengah. lalu di salah satu dindingnya, terdapat beberapa mukena kotor yang digantung tidak rapi. dan di sebelahnya ada kotak amal.
Air Wudlu bisa diambil di bagian belakang masjid. Tempat wudlu sebenarnya cukup bersih, tapi daun daun kering yang jatuh di area itu membuatnya jadi kelihatan kotor.

Aku dan Nona, adikku, segeramengambil air wudlu. Dingin sekali... dan berbau belerang!
Setelah Sholat, kami berlama lama di masjid. menikmati pemandangan dari ketinggian, mengagumi ciptaan Allah, dan memberi waktu bagi kaki kami untuk sejenak mengambil rehat.



Di perjalanan menuruni tangga, terlihat cukup jelas kawah yang menganga. Ternyata... Bukit Kasih merupakan gunung yang masih aktif. Bau belerangnya cukup menyengat, asapnya juga tidak pernah berhenti keluar dari lubang lubang kawah.
Subhanallah.... aku jadi tiba tiba ketakutan. Apa jadinya jika Bukit Kasih tiba tiba meletus saat aku di atas tadi? jangan jangan ada Merapi jilid 2 disini... uupfh....

Menuruni milyaran tangga agak lebih ringan dan tentunya lebih cepat. Kami lebih bisa menikmati pemandangan kali ini....

Apalagi ketika sudah hampir sampai di bawah, ada sungai sungai kecil berair panas. Penduduk setempat malah membuatkan sebuah kolam kecil bagi para pengunjung untuk merendam kakinya di kolam berair panas tersebut. dan banyak pula yang menawarkan pijat kaki. Tawaran yang cukup menggoda kan... setelah lelah mendaki milyaran tangga Bukit Kasih.


sungai air panas mengandung belerang


Dan kakiku pun bisa tersenyum lega saat aku merendamnya di sungai itu....




tips :
1. Bawa ransel. jangan terlalu besar.
2. isi ransel dengan cemilan, dan air minum. pasti akan sangat berguna di tengah tengah kecapaian mendaki milyaran anak tangga.
3. no high heels ya.... (of course!)
4. its gonna be like a spiritual journey exactly...specially for christians. karena di salah satu puncak bukit ada menara salib raksasa. 
5. Jangan langsung memasukkan kaki ke sungai/kolam. tes dulu, panas atau hangat. soalnya ada yang panas banget!!

Monday, December 20, 2010

Klappertart dan Dabu-Dabu.....

Harus aku akui, Manado punya segudang makanan yang luar biasa!!!
Beberapa hari saja di Manado, beratku naik 2 kilo. Surga banget deh buat lidah nih....



Pertama yang harus dibahasa adalah Dabu-Dabu. bagi pecinta sambal... Dabu-Dabu layak diberi predikat "Harus dicoba".  rasanya unik, pedas, ada sedikit asemnya juga.... enak deh pokoknya!!

Coba lihat warnanya yang cantik ini... Siapa yang tak tergoda mencicipinya?
Dabu-Dabu ini merupakan sambal yang dibuat dari bahan bahan mentah yang diiris kasar. Kalau sambal di jawa biasanya di haluskan (di uleg), Dabu-Dabu cukup dicampur saja jadi satu semua bahannya. Rasanya yang segar cocok sekali disandingkan dengan Ikan Bakar. Wuih mantab!!!!

Resep Dabu-Dabu bisa dicontek di:  SINI, SANA, SITU, SONO... heheheh....





Yang kedua, tentu saja Pisang goreng yang dimakan sama sambal!!!
unik kan??

awalnya agak apatis. Apa enak, makan pisang goreng kok sama sambal sih??
ternyata ENAK sodara sodara!!!

apalagi, makan pisang gorengnya sore menjelang petang di teluk Manado, di sampingnya ada segelas Es Kelapa Muda dengan gula merah. Oh My..... what a "alhamdulillah" moment deh!!


pisang gorengnya agak beda dengan pisang goreng di jawa, mungkin karena jenis pisang yang dipakai ya...
dan rahasia kenikmatannya terletak di sambalnya. Sebagai penggemar sambal, setiap kali bertemu dengan sambal baru merupakan pengalaman yang menarik kan?
Sambal untuk pisang goreng itu sedikit berminyak, dan ada aroma ikan yang sangat khas. sedap sekali... benar-benar tidak bisa ditemui di Jawa.

Hhm.... pingin tanya Mbak Asty, kenapa sambal di pisang goreng itu begitu enak...



Selanjutnya, adalah..... aku lupa namanya!! Hahahahaa.........
yang pasti, Manado yang terletak di tepi laut punya hidangan khas yang berbahan ikan dan hasil laut lainnya. contahnya foto di atas itu, Sup Telur Ikan. bentuknya agak agak gimanaaaa gitu, tapi rasanya nendang banget deh!!!  Kaya akan bumbu tapi tidak seberat masakan Padang. Sup-sup di Manado rasanya segar, dan banyak irisan daun-daunan untuk menambah rasa. Seperti daun bawang, daun jeruk, daun kemangi dan banyak lagi daun daunan yang aku gak tau (maklum... jarang ke dapur! ihiiihihhihihi...)

foto dibawah juga Sup Ikan, rasanya agak plain. tapi ikannya luar biasa empuk dan mantab deh pokoknya...
bingung mau menjelaskan gimana lagi, rasanya yang nikmat masih terngiang-ngiang!!



Satu lagi yang unik, Nasi Kuning bungkus janur.
Coba perhatikan cara membungkusnya. Lucu kan?? Jadi ingin tahu, siapa yang menciptakan cara membungkus seperti itu. hehehehe kreasinya patut diacungi jempol!!!


Isinya ternyata Nasi Kuning dengan telur  dan irisan daging tipis tipis, disuwir suwir....
Nasi Kuningnya sedikit beda dengan Nasi Kuning di Jawa, tapi yang ini tak kalah enaknya.
Porsinya yang sedikit, kayaknya cocok banget untuk sarapan, atau untuk bekal piknik.

dan primadonanya Manado adalah...

Klappertart


TOP!!
Nikmat sekali.... bikin kecanduan
gak cukup cuma sekali suap!!!

untung saja, kalo ngidam Klappertart kini gak perlu jauh jauh ke Manado. Bagi yang tinggal di Surabaya, cukup angkat telpon ke JANE Klappertart Manado di 031-70936950  atau  081-1346940 untuk pesan Klappertart original atau Klappertart Durian. Pemesanan 1 hari sebelumnya dan bisa diantar ke seluruh wilayah Surabaya.

Enak banget deh, rasanya benar benar sama dengan yang di Manado. aku sudah berkali kali memesannya!

Sebenarnya masih banyak makanan manado, cuma... keburu disantap habis, gak sempat difoto. heheehee.....
Mbak Asty mungkin bisa lebih banyak bercerita soal makanan dan jajanan di Manado...
duuuuh, ngiler lagi deh!

Monday, December 13, 2010

Makam Tuanku Imam Bonjol di Minahasa

Semua orang pasti mengenal Tuanku Imam Bonjol, pahlawan nasional dari Sumatera Barat yang terkenal karena kisah heroiknya memimpin Perang Padri (1821-1838).

tapi pasti tidak banyak yang tahu, bahwa Tuanku Imam Bonjol dimakamkan di tanah Minahasa kan??

hehehe, aku juga baru tahu hal itu ketika mengadakan perjalanan dari Manado ke Tomohon beberapa waktu yang lalu.




Tuanku Imam Bonjol lahir di Bonjol tahun 1772, dengan nama Muhammad Shahab. Karena Beliau adalah seorang ulama dan pemimpian masyarakat setempat, Beliau mendapatkan beberapa gelar. yang paling terkenal adalah Tuanku Imam. Dan karena tinggal di daerah yang bernama Bonjol, maka dipanggillah beliau dengan gelar Tuanku Imam Bonjol.

Singkat cerita, Tuanku Imam Bonjol ini memimpin kaum Padri melawan penjajahan Belanda yang kemudian terkenal dengan sebutan Perang Padri. Perlawanan kaum Padri ini sangatlah kuat, membuat Belanja seakan akan kehabisan akal untuk menghadapinya. Sampai sampai Belanda merasa perlu mendatangkan banyak bala bantuan. Tapi Tuanku Imam Bonjol tidak semudah itu dikalahkan.

dan akhirnya Belanda menangkap Tuanku Imam Bonjol dan mengasingkannya ke beberapa tempat, sampai akhirnya Beliau meninggal pada 16 November 1864 di pengasingannya yang terakhir yaitu di dekat sungai Malalayang, desa Lota, Kecamatan Pineleng, Minahasa.




Menurut cerita masyarat setempat, Tuanku Imam Bonjol tidak banyak beraktifitas selama di Minahasa. Beliau menghabiskan waktunya hanya untuk melakukan sholat, sholat dan sholat. Sholatnya pun di atas sebuah batu besar yang terletak di tengah tengah sungai Malalayang. Batu besar itu tetap berada di tengah sungai sampai pada akhir dekade 90-an ada seorang Angkatan Laut yang berbaik hati menyewakan alat berat untuk mengangkat batu itu ke tepian.

Dan dengan swadaya masyarakat setempat kemudian dibangunlah sarana dan prasarana yang lebih layak untuk menghormati Tuanku Imam Bonjol.




Bangunan Makam Tuanku Imam Bonjol sengaja dibuat khas rumah adat Sumatera Barat. Tampak begitu indah karena berbeda dengan rumah-rumah di sekitarnya yang memiliki ciri khas rumah Minahasa. Bangunan ini sangat terawat dengan baik, meskipun tidak ada bantuan dari pemerintah.

Makamnya juga sangat bersih....



Bangunan di bawah ini juga dibangun atas swadaya masyarakat.



inilah batu besar tempat Tuanku Imam Bonjol menghabiskan hari-harinya dengan sholat. Jika dilihat dari dekat, maka akan terlihat begitu jelas bekas dudukan Tuanku Imam Bonjol, juga bekas dahi beliau saat melakukan Sujud.

Subhanallah....
kita saja untuk melakukan sholat 5 kali sehari kadang terasa berat. Sajadah yang lunak saja tidak akan berbekas pantat ataupun dahi kita...
Sementara Tuanku Imam Bonjol..... bisa membuat sebuah BATU yang keras dan berat itu berbekas.
Bisa membayangkan, betapa banyaknya sholat beliau yaa.... pasti Sang Batu nanti juga akan bersaksi di hadapan Allah.





Terima Kasih tak terhingga kepada Mbak Heny CES Sting yang sudah  menyumbangkan reportase begitu penting ini lengkap beserta gambar-gambarnya.

Monday, December 6, 2010

Diving Bunaken


yup, selesai upload foto segini banyak... sekarang aku siap mengajak teman teman blogger bertualang di indahnya Taman Nasional Bunaken.

Kami bertemu Hiu lho...
untungnya Hiu remaja, bukan Hiu dewasa. hehehee jadi gak bahaya. Hiu nya sekitar satu meter lah, sedang beristirahat di bawah terumbu karang yang indah. Waktu kami ambil fotonya, dia sedikit terganggu. untungya gak sampai marah yaa... sorry Hiu.....



Hiu yang tampan sekali yaa.....


Elsa dan Flo setelah melihat Hiu dari dekat....

dan, foto di bawah ini ... benar benar favoritku!! coba lihat sendiri, betapa indahnya... bak buket bunga. aku tidak tahu apa namanya, tapi yang pasti, aku sungguh terkagum kagum. membuatku betah berlama lama mengamatinya... speechless banget deh


ukurannya besaaaaaaar lho....

Kami banyak sekali menemukan rumahnya Nemo!! hehehehehee... Coba lihat dengan seksama. bisa temukan nemo-nya??


Hayoo, ada berapa nemo nya?

ternyata film Finding Nemo emang bener deh, maksudku... rumah nemo itu dihuni oleh 2 clown fish. mungkin suami istri yaa.. ayah ibunya Nemo. waktu aku mengamatinya dari dekat, tiba tiba satu clown fish menghadangku. benar benar menghadangku!!! menatapku dalam dalam, dan berusaha menghalauku. sementara yang satunya lagi sembungi di dalam rumahnya. aku menahan tawa, betapa lucunya ia... berusaha melindungi sang istri dan rumahnya dari monster jahat sepertiku!!! hihihihihhii
aku benar benar takjub!!! Subhanallah.....


Elsa dihadang ayahnya Nemo


Lalu lihatlah yang ini.... kalo ditiup "angin"... bisa bergerak gerak indah seperti rok penari Tango. aku sempat memegangnya juga, sedikit lengket dan kenyal... lucu sekali....



Kami terkagum kagum melihat terumbu karang yang beraneka ragam. aku agak kaget, ternyata banyak terumbu karang yang rapuh. ketika ditekan sedikit saja, terumbu karangnya akan rusak. Jadi sadar banget, betapa getolnya aktivis terumbu karang mengkampanyekan tentang penting dan berharganya terumbu karang, jangan sampai rusak.

karena ternyata.... dibutuhkan waktu 10 tahun untuk tumbuh sepanjang 1 cm.
bayangkan!!!! betapa lamanya???
Tidak banyak yang tahu kan? Bahwa terumbu karang adalah struktur hidup yang terbesar dan tertua di dunia. Untuk sampai ke bentuk yang begitu indahnya itu, terumbu karang membutuhkan waktu berjuta-juta tahun lamanya. dan  yang ada di perairan Indonesia saat ini paling tidak mulai terbentuk sejak 450 juta tahun silam. Wuiih.... speechless lagi deh!!!



atas:  Nona terkagum-kagum menemukan terumbu karang yang melebar seperti payung.  bawah: Flo dan Nona dipayungi terumbu karang.

Terumbu karang itu bisa dikatakan sebagai bangunan besar banyak karang yang menjadi tempat hidup ikan dan makhluk laut lainnya. film Finding Nemo menggambarkannya dengan cukup baik, yaitu sebagai sebuah kota sibuk yang padat penduduk dengan segala kehidupannya....

ternyata fungsinya tidak hanya sebagai rumah bagi makhluk laut lho!!
Terumbu karang juga merupakan pelindung ekosisterm pantai, dia bisa menahan dan memecah energi gelombang, sehingga bisa mengurangi abrasi dan kerusakan di pantai dan sekitarnya. Terumbu karang juga bisa dijadikan obat obatan. hebat kan??
Selain bisa mendatangkan banyak turis untuk periwisata, terumbu karang juga bisa digunakan sebagai daerah penelitian untuk pengetahuan. dan di beberapa tempat, terumbu karang memiliki nilai spiritual bagi masyarakat setempat.


Flo melayang layang


Satu lagi fakta yang mencengangkan, yaitu bahwa sebagian besar terumbu karang dunia (55%) terdapat Indonesia, Pilipina, Australia Utara dan Kepulauan Pasifik, 30% di Lautan Hindia dan Laut Merah. 14% di Karibia dan 1% di Atlantik Utara.

dan dari kekayaaan terumbu karang yang sedemikian besarnya, sayang sekali...Indonesia ternyata adalah negara dengan terumbu karang paling terancam di dunia!!!
Selama 50 tahun terakhir, proporsi penurunan kondisi terumbu karang Indonesia telah meningkat dari 10% menjadi 50%.

Yellow.... Yellow.... Yellow.....



Nona menunjukkan mahkluk yellow padaku

Terumbu karang di indonesia sekarang ini mendapatkan ancaman dari berbagai arah, yang jika diselidiki lebih lanjut pasti akan mengerucut pada satu pelaku, yaitu manusia!!  pernah nonton filmnya Al Gore kan?? 
"an inconvenient truth"  juga mengulas tentang kondisi terumbu karang yang mengalami pemutihan. akibatnya... wuih, fatal banget!! film an inconvenient truth ini sepertinya harus dijadikan tontonan wajib buat anak anak di sekolah deh


Nona membayangkan dirinya sebagai putri duyung

Jadi, apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga terumbu karang indonesia??
yang paling gampang sih jangan membuang sampah sembarangan, terutama membuang sampah di laut!! Jangan pernah !!! karena ada beberapa kasus, sampah plastik tertelan oleh penyu karena dikiranya ubur ubur. hehehehehee.....

selain itu, mulai sekarang sebaiknya kita melaksakan pola hidup 3R (reduce-reuse-recycle) untuk mengurangi sampah.

jika berwisata ke laut dan pantai, sebaiknya tidak mengumpulkan/membeli kerang, terumbu karang dan benda-benda laut lainnya sebagai souvenir. juga jangan lupa untuk memilih agen tur yang care dengan pelestarian terumbu karang dan kehidupan laut lainnya.

dan yang paling gampang, menyebarkan informasi ke orang orang di sekitar kita, tentang pentingnya terumbu karang ini...



Flo berpose dengan bintang laut..setelah itu meletakkannya kembali di tempatnya

Coba kunjungi GO BLUE INDONESIA atau yayasan TERANGI untuk informasi terumbu karang indonesia, atau untuk memberikan donasi.


ayooo selamatkan terumbu karang indonesia


Nona bersemangat menunjukkan karang-karang yang aneh aneh bentuknya


Flo-Elsa-Nona berpose bersama sebelum naik ke atas dan kembali ke kehidupan darat.



semoga postingan ini bisa memberikan sedikit inspirasi pada teman-teman blogger, untuk lebih tahu soal terumbu karang dan ancamannya, untuk lebih care pada pelestariannya... dan untuk lebih mencintai Indonesia yang super cantik ini....

jika ingin berwisata laut, gak usah jauh jauh ke luar negeri. percaya deh, laut Indonesia sudah paling cantik sedunia!!!!

next trip: Wakatobi dan Raja Ampat. harus banyak banyak nabung dan berdoa supaya segera tercapai! amiiin

I would like to say a very very BIG THANKS to Flo for these gorgeous pictures.

Wednesday, December 1, 2010

Start to Dive!!!

Sesampainya di Pulau Bunaken, kami tidak membuang-buang waktu lagi, keinginan untuk membuktikan keindahan Taman Nasional Bunaken yang sangat terkenal ini begitu menggebu-gebu. Aku, Nona dan Flo -my new diving buddy- segera meluncur menggunakan kapal kecil itu kembali ke tengah laut. dan kami pun bersiap-siap menyelam... Yiaay!!!


Elsa sedang mengecek fungsi semua peralatan sebelum menjatuhkan diri ke belakang



Elsa dan Diving Guide, bukan sedang bersenda gurau. tapi something wrong with my... hehehe lupa namanya.  habis, selang-selangnya banyak sih... heheheee


Sementara Elsa sedang memperbaiki peralatannya, Flo yang sudah mengantongi Diving License  -Open Water-  sudah lebih dulu bermain main dengan ikan ikan kecil di bawah sana.
Masing-masing kami membawa sebungkus Biskuat, yang dilubangi kecil. Ketika di dalam air, bungkusnya dipencet, dan keluarlah biskuat yang sudah lumer karena kemasukan air laut. dan serta merta.. ratusan ikan-ikan kecil berbagai warna pun mengepung kami...

Subhanallah, pengalaman yang menakjupkan!!

Flo tengah serius memberi Biskuat pada ikan-ikan di bunakan, supaya ikannya kuat kuat yaa.. hahaha

Melihat Flo dan Nona sudah dikepung ikan-ikan... aku pun tak sabar ingin bertemu ikan ikan kecil itu.
Lucky me.... ikan-ikan kuning menghampirku!! Wuuaaaaah, betapa senangnya aku....


Elsa and the beautiful Yellow Fishes

dan lihatlah di belakangku, Nona masih saja dikerubuti ikan ikan kecil...
sedangkan biskuatku sudah habis....


Nona dikejar ikan sampe sepatu kataknya lepas , Elsa bernarsis ria

Karena tidak ingin mencemari laut Bunaken yang indahnya luar biasa, aku pun menggenggam terus bungkus biskuatnya. Hahaahahaa... konyol ya, bikin jelek pemandangan aja, masa bungkus merahnya dibawa terus.

Lihat Coralnya.... mau nulis apa lagi?? Semua sudah tahu... it is so beautiful....


Elsa in Bunaken

Foto-foto ini diambil di kedalaman kurang dari 10 meter lah... masih dangkal.

postingan selanjutnya akan memuat petualangan kami di dalam laut bunaken, di kedalaman 5 - 20 meter. coral yang lebih indah, ikan yang lebih cantik, lebih banyak lagi foto-foto Diving kami...

Tunggu yaaa...


bagus kan??? bagus kan??? tungguin postingan selanjutnya, bakalan lebih bagus, lebih menakjupkan dan bikin kita lebih mencintai Indonesia!! pastinya!!!





A Big Thanks to Flo yang bawa kamera underwater, kalo gak ada Flo, kami gak punya foto-foto bunaken yang indah ini. Thanks a lot Flo !!!

Saturday, November 27, 2010

A Trip to Bunaken

"Langit biru... awan putih... terbentang indah... lukisan Yang Kuasa..."

Syair lagu Balon Udaranya Sherina kecil itu benar benar ada di teluk Manado, ketika kami bersiap-siap menuju Taman Nasional Bunaken. Cuaca yang sangat cerah membuat kami sangat bersemangat, apalagi matahari di Manado tidak sepanas matahari di Surabaya. Hehehe..padahal mataharinya cuma satu ya?

dari Marina menuju Pulau Bunaken dibutuhkan kira kira 45 menit perjalanan dengan menggunakan kapal kecil seperti kapal Papa Coxy ini.




Tempat duduk terdapat di tepi kanan kiri bagian dalam kapal, dan di tengah tengahnya ada 2 lubang kaca, yang fungsinya untuk melihat ke bawah, ke dasar laut.... taman laut Bunaken. Kapal maksimal diisi 15 turis dan 2 atau 3 awak kapal.

Daripada hanya duduk di dalam kapal, aku dan Nona lebih memilih berada di bagian depan kapal yang terbuka itu. aku pikir itu pilihan yang tepat. Bukankah langit biru dan awan putih serta air laut yang benar benar biru merupakan pamandangan yang sayang sekali untuk dilewatkan??

Apalagi ternyata kapal Papa Coxy kencang sekali. Ketika melewati ombak kecil saja, kami nyaris terlempar dari kapal. Pengalaman yang sungguh seru!!!





Kapal melaju kencang, jilbab kami berkibar ditiup angin. Kami tertawa keras setiap kali hampir terjatuh karena ombak menggoyang kapal. Cukup sulit awalnya untuk duduk manis dan mengambil foto, tapi setelah hampir setengah perjalanan, ombak sudah tidak ada  dan kapal pun cukup tenang.
Kami pun semakin kegirangan menikmati angin semilir dan hangatnya matahari saat itu...  aaaah, what a life!!!





Lihat... teman-teman pasti setuju kan, betapa indahnya laut di Bunaken...
Betapa indahnya laut kita, Laut Indonesia.... Kalau sedang menikmati keindahan laut seperti ini, baru ingat betapa kayanya negara kita, betapa luasnya laut kita. Harta tak ternilai yang harus kita jaga sama-sama.


Elsa ketakutan ketika kapal menghentak diterjang ombak, sementara Nona malah keasyikan menikmati goyangan kapal saat itu

Tak terasa 45 menit sudah berlalu, Kami pun mendekati Pulau Bunaken yang tidak terlalu besar. Hanya ada 4 desa di sana, dan setiap desa tidak memiliki banyak penduduk. rumah satu dengan yang lain agak berjauhan. tapi tampak di kejauhan, sebuah gereja yang cukup besar, dan sebuah masjid berukuran agak kecil di sisi satunya lagi.

Alhamdulillah, akhirnya aku bisa menginjakkan kaki di Pulau Bunaken yang sangat terkenal ini....




Tulisan berikutnya, masih tentang Bunaken. Sayang sekali aku gak bisa cerita tentang pulau Bunaken dan masyakaratnya karena tidak ada kesempatan keliling ke 4 desa itu. Tapi aku punya pengalaman lebih seru, karena ternyata... Diving di Bunaken benar benar menakjupkan!!! Tunggu ceritanya yaaa....


Monday, November 22, 2010

The Plan

today plan:
keliling manado, jalan jalan ke Pecinan dan Ban Hin Kiong Temple, lalu ke Boulevard Manado, trus cari kelapa muda yang segeeeer...

tomorow plan:
Pagi pagi ke taman nasional Bunaken. mengumpulkan keberanian untuk diving, mumpung sudah di bunaken.
selanjutnya wisata kuliner aja, cari camilan khas manado.

day after tomorow plan:
pingin tau Dataran Tinggi Minahasa kaya apa sih... ke Tomohon, ke pagoda tower...
lalu ke danau Tondano, dan Bukit Kasih.

the next day plan:
balik ke jawa timur aja, pasti sudah kangen Dija setengah mati. hehehe....

sorry, sementara gak bisa mengunjungi teman-teman yaa......

Monday, November 15, 2010

Pohon Permen

Apa yang akan Kau lakukan kalo punya pohon permen di depan rumahmu??


Add caption
Kami bertemu phon permen ini di Sentosa Island, sepulang dari Universal Studio. Silvy, adikku, langsung ingin jadi anak-anak lagi karena melihat begitu banyak buah permen di pohon itu. aha, aku rasa semua orang dewasa pun kalau bertemu pohon permen ini juga langsung berubah jadi anak anak lagi....





Coba kalo Panjat Pinang tuh kayak gini yaa...

Ternyata, pohon permen ini adalah salah satu cara Toko Candilicious menarik pembeli. bagus sekali idenya... semua orang yang lewat pasti tertarik menikmati permen permen yang digantung di pohon, kalo udah gitu... pasti deh masuk ke tokonya. dan sekali lagi, para pengunjung pasti menjadi "gila" melihat begitu banyak permen di toko itu. mulai yang paling kecil, sampai yang paling besar. mulai yang paling sederhana bentuknya, sampai yang paling rumit. mulai yang satu warna hingga yang mejikuhibiniu deh....





Kami berdua kebingungan... pingin beli semua!!!
duh, gak kebayang kalo bawa anak-anak masuk ke toko ini. bisa bisa mereka merengek minta beli semuanya juga, bisa bankrut kan? Hahahahaa....

benar benar surga permen deeeh....



Sebenarnya di pintu masuk terpampang jelas peringatan Dilarang Mengambil Foto di dalam toko. Hahahahaha........ pura pura gak baca aja deh, curi curi foto gitu....